Ragam OlahragaSepak Bola Nasional

Tim Sepak Bola Amputasi Indonesia Berisap Melawan Malaysia

Meski baru saja dikukuhkan, yakni pada 2018 dengan nama INAF (Indonesia Ampiutee Footbal), tim sepak bola amputasi Indonesia yang tentu saja diperkuat oleh para pemain sepak bola yang berkebutuhan khusus atau difabel, sudah bersiap untuk melakukan pertandingan uji coba melawan tim sepak bola amputasi asal Malaysia dalam waktu dekat ini.

Tim official yang baru beranggotakan 16 orang dan semuanya berdomisili di area JaBoDeTaBek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi) ini sangat serius. Tak ubahnya tim sepak bola yang memiliki jadwal latihan dengan materi latihan teknik dan fisik. tim sepak bola amputasi juga memiliki materi latihan yang sama.

Hanya saja, aplikasi latihan yang dijalani berbeda mengingat kekurangan anggota tubuh yang dimiliki. Termasuk aturan, beberapa hal yang menyangkut dengan etika seorang berkebutuhan khusus ada yang enjadi bagian dalam aturan, ada pula yang tidak dan justru malah membuat kita takjub.

Seperti penjaga gawang official tim sepak bola amputasi Indonesia yang hanya memiliki satu tangan. Dengan keterbatasan itu, sang penjaga gawang harus mampu menangkan atau menahan bola agar tak jatuh ke dalam mistar gawang. Kemudian para penyerang yang menggunakan tongkat penyangga tubuh, jika bola diarahkan atau dipantulkan menggunakan tongkat maka itu adalah pelanggaran.

Masih banyak lagi aturan lain yang boleh dibilang cukup unik dan merupakan hal baru untuk disaksikan. Untuk melatih kemampuan para atlet, jadwal latihan yang dilakukan secara rutin adalah setiap sabtu pukul 09:00 WIB hingga pukul 15:00 WIB di kawasan Bintaro, Tangerang Selatan.

Selain berlatih dengan rutin dan menjaga kebugaran, persiapan lain yang dilakukan tim sepak bola amputasi Indonesia adalah mengurus berkas sebagai atlet yang akan bertanding di luar negeri. Pembuatan paspor adalah salah satunya, pertandingan persahabatan yang akan diselenggarakan di Malaysia pada 28 Juni 2018 maka seluruh tim tak hanya bersiap secara fisik tetapi juga bersiap kelengkapan untuk masuk negara tetangga.

Tim Sepak Bola Amputasi Indonesia Berisap Melawan Malaysia

Candra Wahyu Aji (18) yang pernah dilakukan amputasi pada kaki sebelah kanannya mengaku lega setelah mendapatkan paspor tersebut. Dia sempat tidak yakin bisa mendapatkan paspor dengan keterbatasan fisik yang dialami.

“Alhamdulilah sekarang sudah punya paspor. Niat kami untuk bertanding ke Malaysia pada 28 Juni 2018 bisa kesampaian. Mudah-mudahan ini awal yang baik buat kami dalam pertandingan Friendly Match melawan klub Malaysia Amputee Footbal,” kata Candra di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Jakarta Barat, Kamis (24/5/2018) dikutip laman poskotanews.

Tim Sepak Bola Amputasi Indonesia Berisap Melawan Malaysia

Sepertinya persiapan tim sepak bola amputasi Indonesia telah siap dan tak sabar untuk menoreh kemenangan dalam pertandingan persahabatan melawan Malaysia. Terlepas dari itu, kalah menang merupakan hal yang wajar selama sportifitas yang dimiliki oleh para pemain dijunjung tinggi. Selamat berlatih dan bertanding tim sepak bola amputasi Indonesia.

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
Close